Miris! Bayi Diduga Dibuang Ditemukan Warga, RSUD Agoesdjam Lakukan Penanganan Maksimal

KETAPANG, MENITNEWS.ID — Warga Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang, digemparkan dengan penemuan seorang bayi dalam kondisi memprihatinkan, Sabtu (18/1/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh warga yang sedang menebas rumput.

‎Menurut keterangan yang dihimpun, bayi itu ditemukan berada di dalam sebuah kantong plastik hitam. Setelah menyadari isi kantong tersebut adalah seorang bayi, warga segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait.

‎Sekitar pukul 12.00 WIB, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Melayu untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Agoesdjam Ketapang dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

‎Plt Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, saat diwawancarai di RSUD Agoesdjam Ketapang menjelaskan kondisi bayi saat tiba di rumah sakit masih belum stabil.
‎“Kondisi bayi saat tiba tentunya belum stabil. Terdapat banyak luka-luka yang kemungkinan bekas gigitan serangga. Kondisi umum bayinya lemah, bahkan untuk menangis saja sudah tidak bisa, hanya merintih,” ujar dr. Feria.

‎Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak medis memperkirakan bayi tersebut telah dilahirkan beberapa hari sebelum ditemukan.
‎“Kalau dilihat dari kondisi pusarnya, kemungkinan bayi sudah berusia lebih dari tiga hari, sekitar tiga sampai empat hari. Pusarnya sudah kering, namun belum lepas,” jelasnya.
‎RSUD Agoesdjam saat ini memprioritaskan upaya penyelamatan dan pemulihan kondisi bayi. Sejumlah pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan.
‎“Kami akan memaksimalkan pemulihan kondisi bayi ini. Akan dilakukan pemeriksaan darah dan pengecekan organ-organ tubuhnya,” tambah dr. Feria.

‎Ia juga menyebutkan bahwa dari kondisi fisik bayi, terdapat dugaan bayi tersebut dilahirkan tanpa bantuan tenaga medis.
‎“Kalau dilihat dari kondisi bayinya, kemungkinan dilahirkan sendiri,” katanya.

‎Terkait tindak lanjut kasus, dr. Feria menegaskan pihak rumah sakit saat ini fokus pada pemulihan bayi, sementara koordinasi dengan pihak terkait akan dilakukan setelah kondisi bayi membaik.
‎“Kita tangani dulu pemulihan bayinya, selanjutnya baru kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, bayi tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Agoesdjam Ketapang.(mr)

Berita Terkait

Leave a Comment